Alzaizi juga menyinggung kebijakan Pemerintah Kabupaten Pidie yang pada 2026 mengalokasikan kendaraan operasional bagi para Imum Mukim. Fasilitas itu, menurut dia, dimaksudkan untuk menunjang mobilitas para mukim dalam menjalankan tugas pemerintahan, pelayanan masyarakat, kegiatan adat, maupun aktivitas keagamaan.
Selain meminta Imum Mukim yang baru menjaga marwah lembaga adat dan mempertahankan tradisi seperti khanduri blang, Alzaizi mengajak para keuchik, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat memberikan dukungan agar pemerintahan mukim dapat berjalan efektif.
Pelantikan turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie Samsul Azhar, Camat Geumpang Mahdi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah, para keuchik, serta tokoh masyarakat Kecamatan Geumpang.//Aentenews by Amir Sagita.