Berbagai elemen penting turut menghadiri apel besar ini, mulai dari personel TNI, Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, hingga para pelajar.
Acara berlangsung khidmat saat seluruh peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Himne Aceh secara serentak. Ketua KNPI Pidie Jaya, Marhaban, memimpin pembacaan Deklarasi Damai yang menegaskan komitmen bersama untuk mempertahankan Pancasila dan UUD 1945.
Selain itu, mereka juga berikrar setia untuk menjaga simbol negara, melestarikan Bhinneka Tunggal Ika, serta menolak keras tindakan yang merendahkan lambang Negara Republik Indonesia.
Pada kegiatan tersebut, Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, kebersamaan lintas sektor merupakan fondasi utama untuk membangun daerah. Pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan komponen masyarakat serta jajaran TNI dan Polri.
Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa, Brigjen TNI Ali Imran, mempertegas dukungan penuh terhadap kondusivitas keamanan di Provinsi Aceh, khususnya Pidie Jaya.
Usai pelaksanaan apel, Brigjen TNI Ali Imran memastikan bahwa situasi keamanan di wilayah Pidie Jaya berada dalam kondisi yang sangat kondusif.Di samping menjaga stabilitas keamanan, hubungan antara TNI dan masyarakat di wilayah Pidie serta Pidie Jaya terjalin erat.
"Hubungan TNI dengan masyarakat sudah teruji di lapangan. Termasuk saat bencana banjir melanda Pidie Jaya, kita bersama-sama bekerja di garis depan. Hingga saat ini, kami masih fokus membantu pemulihan pascabencana," tambahnya.
Aentenews by Ampelsa