Foto Dok Biro Adpim Setda Aceh
Banda Aceh (Aentenews) - Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi dan Hasan Basri, sempat berselisih meski keduanya belum lama menjabat sebagai pemimpin di daerah itu.
Untuk mengatasi agar perselisiham kedua pihak itu tidak berlangsung lama, apalagi sebagian masyarakat Pidie Jaya saat ini masih hidup dalam suasana kurang normal sebagai dampak bencana hidrometeorologi, akhir November 2025.
Maka Wakil Gubernur Aceh Fadhulullah mengambil langkah cepat untuk memediasi perselisihan antara Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi dan Hasan Basri, hingga berujung damai.
Kedua pimpinan daerah tersebut bahkan tampak berangkulan usai mencapai kesepakatan, dalam pertemuan yang berlangsung pada Kamis malam (2/4) di rumah dinas Wakil Gubernur Aceh.
Langkah cepat ini ditempuh Pemerintah Aceh sebagai bentuk tanggung jawab dalam menjaga stabilitas pemerintahan daerah, demi kepentingan masyarakat Pidie Jaya serta memastikan pembangunan dapat berjalan lebih lancar dan kondusif.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan itu turut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat Pidie Jaya, di antaranya Ketua MPU Pidie Jaya, Abiya Kuta Krueng.