nasional

Karhutla Bromo tewaskan empat petugas, ini kronologi korban terjebak api

Jumat, 16 Oktober 2026 | 22:56 WIB
Petugas dan relawan berupaya memadamkan kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru sebelum insiden yang menewaskan empat orang. (Threads @kosongsatuid)

 

Jakarta (Aentenews) - Empat orang dilaporkan meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka bakar serius setelah terjebak saat berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Kamis, 15 Oktober 2026.

 

Insiden terjadi ketika tim gabungan berusaha mengendalikan api di tengah asap pekat dan perubahan arah angin.

 

Kepolisian masih mendalami rangkaian kejadian yang menyebabkan enam orang menjadi korban. Penyebab kebakaran dan faktor yang membuat mereka terjebak belum dapat dipastikan.

 

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Jules Abraham Abast menjelaskan, sekitar pukul 09.00 WIB, tim beranggotakan kurang lebih 12 orang berangkat menuju titik kebakaran. Mereka terdiri dari petugas TNBTS, anggota Masyarakat Peduli Api (MPA), dan pekerja penginapan yang membantu pemadaman.

 

Sekitar pukul 13.30 WIB, tim menerima informasi bahwa sejumlah rekan mereka terjebak di area kebakaran. Kobaran api, asap tebal, dan angin yang berubah arah menyulitkan upaya penyelamatan.

 

Bupati Probolinggo Muhammad Haris mengatakan, tim awalnya melakukan pemadaman sesuai prosedur operasional. Namun, api yang meluas dan perubahan arah angin dengan cepat membuat rombongan terpisah, sehingga enam orang terjebak.

 

Saat tim penyelamat mencapai lokasi, tiga orang ditemukan meninggal dunia, sedangkan tiga lainnya mengalami luka bakar.

Halaman:

Tags

Terkini

UMKM bersiap, Wajib Halal berlaku 18 Oktober 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:11 WIB