Di lokasi jembatan Kuning 1 tersebut, banjir meluap ke badan jalan serta membawa lumpur dan kayu setinggi 35 cm hingga 45 cm. Akses transportasi lumpuh karena badan jalan terendam lumpur dan kayu hanyut.
Hingga saat ini TIM BPBD Aceh Tenggara masih melakukan pendataan di lapangan, terkait kerusakan rumah dan fasilitas lainnya yang terdampak banjir. Laporan sementara tidak ada pengungsi dan korban jiwa dalam bencana alam banjir di dua kecamatan tersebut.
Upaya yang dilakukan, BPBD Aceh Tenggara sudah bergerak dan mengerahkan personil TIM Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi kejadian banjir dan selain mengerahkan satu unit excavator ke desa Peseluk Pasimbe, kecamatan Deleng Pokhkison untuk menuntup tanggul yang jebol.
”Hingga saa ini petugas masih bekerja di lapangan penanganan tanggul sungai yang jebol dan membesihkan badan jalan dan rumah warga dari lumpur serta mendata jumlah warga terdampak banjir,” katanya.
Aentenews by Ampelsa