nasional

Dampak banjir bandang Solok, 100 unit rumah rusak dan satu warga meninggal

Rabu, 23 September 2026 | 15:30 WIB


Banjir bandang Solok. Foto Dok BPBD Solok.





Jakarta (Aentenews) - Banjir bandang atau Galodo yang menerjang kecamatan Gunung Talang, kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat pada Senin (21/9/2026) berdampak terhadap sejumlah rumah penduduk rusak ringan dan berat serta sejumlah infrastruktur jalan rusak dan perkantoran pemerintah.





Berdasarkan pembaruan data yang dikeluarkan BPBD Solok melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana hingga Selasa (22/9/2026), mencatat sebanyak sekitar 100 unit rumah terdampak dan sejumlah fasilitas dan bangunan, meliputi dua kantor pemerintahan rusak berat dan sembilan kantor pemerintahan rusak ringan serta satu fasilitas kesehatan turut terdampak.





Banjir bandang melanda yang dipicu oleh intensitas hujan yang cukup tinggi di daerah itu, satu warga dilaporkan meninggal dunia dan satu warga masih dalam pencarian. Selain itu, satu warga mengalami luka berat dan tiga warga mengalami luka ringan.





Sebanyak 9 kepala keluarga atau 32 jiwa mengungsi akibat kejadian tersebut. Pengungsian sementara berada di Mapolres Solok, Rumah Dinas Wakil Bupati Solok, dan Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Solok.





Kerusakan lainnya, satu jembatan yang berada di jalur utama Arosuka mengalami putus. Kerusakan lahan pertanian masih dalam pendataan. Sebanyak 21 unit mobil dan tujuh unit sepeda motor juga dilaporkan terdampak.





Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan melalui siaran resmi BNPB menyebutkan penanganan bencana banjir bandang yang menyeret material batu dan potongan kayu serta lumpur terus berlanjut dilakukan oleh BPBD Kabupaten Solok bersama BPBD Provinsi Sumatera Barat dan unsur terkait. 


Halaman:

Tags

Terkini

Da'i kini harus gaul di medsos, dakwah  ke lapangan 

Jumat, 25 September 2026 | 08:39 WIB

41 persen anak sekolah alami gigi berlubang

Sabtu, 19 September 2026 | 11:09 WIB