nasional

BNPB perkuat kapasitas Aceh penanganan bahaya banjir, siapkan rencana kontinjensi 

Jumat, 18 September 2026 | 18:51 WIB



Sementara itu, Kepala Seksi Kesiapsiagaan BPBA, Fazli, menegaskan bahwa persiapan menghadapi bencana harus dilakukan jauh sebelum banjir terjadi. Langkah ini penting mengingat Aceh memiliki tingkat kerentanan yang tinggi terhadap banjir akibat tingginya curah hujan, banyaknya aliran sungai, dan pemukiman warga di dataran rendah.





"Kesiapan harus dibangun sejak sebelum kejadian melalui skenario yang jelas, ketersediaan sumber daya, serta pembagian tugas antarpihak," kata Fazli.





Renkon banjir tersebut mencakup analisis risiko, strategi penanganan, hingga pembagian peran setiap pihak. Fokus utamanya meliputi proses evakuasi warga, penyelamatan korban, pelayanan kesehatan, serta penyaluran logistik.





Sebagai langkah penerapan, BNPB melalui Pusat Pendidikan dan Pelatihan Penanggulangan Bencana menggelar gladi ruang dan gladi posko. Pelaksanaan dilakukan setelah penyusunan dokumen renkon tersebut.





Gladi ruang atau _table top exercise_ (TTX) dan gladi posko atau _command post exercise_ (CPX) mengangkat skenario bencana banjir yang melanda sejumlah di Banda Aceh dan Aceh Besar, termasuk area Sekolah Rakyat Darussa'adah serta lumpuhnya akses jalan nasional.





Dalam simulasi tersebut, seluruh unsur terkait, seperti Bidang Sekretariat, Data dan Informasi, Logistik, serta Tim Reaksi Cepat (TRC), langsung bergerak cepat menggelar rapat koordinasi di bawah komando BPBA.





Aentenews by Ampelsa





Halaman:

Tags

Terkini

Da'i kini harus gaul di medsos, dakwah  ke lapangan 

Jumat, 25 September 2026 | 08:39 WIB

41 persen anak sekolah alami gigi berlubang

Sabtu, 19 September 2026 | 11:09 WIB