Shalat minta hujan. Foto Dok Penrem Lilawangsa.
Lhokseumawe (Aentenews) - Ratusan prajurit TNI dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah Korem 011/Lilawangsa menggelar Shalat Istisqa dan doa bersama memohon hujan di tengah kondisi kekeringan yang digelar di Lapangan Jenderal Sudirman Korem 011/Lilawangsa , Aceh Utara pada Selasa (1/9).
“Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan salat Istisqa berjamaah. Kita memohon kepada Allah SWT diturunkan hujan, diberikan air yang penuh keberkahan,” ujar Ustadz Abdul Halim selaku Imam sekaligus khatib seusai memimpin shalat.
Ustadz Abdul Halim mengajak seluruh lapisan masyarakat di berbagai kampung dan desa untuk melakukan hal serupa di masjid atau di lapangan terbuka di daerah masing-masing.
Tidak hanya memikirkan kondisi di Aceh, jamaah juga berdoa untuk wilayah lain di Indonesia yang sedang mengalami krisis serupa. Ustadz Abdul Halim mengingatkan bahwa saat ini masyarakat di Pontianak, Kalimantan, juga sedang berjuang melawan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Ini merupakan sebuah doa yang benar-benar kita harapkan dari semua hati insan yang beriman bermunajad mengangkat tangannya memohon kepada Allah agar diturunkan hujan, diberikan rahmat, dipadamkan seluruh api yang membakar lahan,” tambahnya penuh harap.
Di sisi lain, Ustadz Abdul Halim menegaskan bahwa fenomena kekeringan ini tidak boleh hanya dilihat sebagai faktor cuaca semata, melainkan juga sebagai pengingat atas dosa-dosa manusia. Berdasarkan surah Nuh dan surah Hud di dalam Al-Qur'an, solusi utama dari krisis ekologis ini adalah kembali kepada Sang Pencipta.