nasional

BNPB survei udara petakan kondisi wilayah terdampak gempa di NTT

Rabu, 26 Agustus 2026 | 12:46 WIB


Foto Dok Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB





Manggarai Barat (Aentenews) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggunakan Helikopter melakukan survei udara untuk memantau kondisi lanskap wilayah terdampak gempa M7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT).





Deputi Bidang Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari dalam pemantauan udara pada hari ketujuh pascagempa NTT  merekam kondisi lanskap wilayah terdampak bencana, jalur darat dan warga yang tinggal di perbukitan. 





“Pemantauan juga bertujuan untuk memvalidasi informasi dari masyarakat dan pemerintah kabupaten yang melaporkan ada titik-titik dimana landaan tsunami cukup signifikan di wilayah pesisir,” kata Abdul Muhari. 





Deputi BNPB menyampaikan pemantauan udara tersebut menyisir wilayah Labuan Bajo, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada dan Nagekeo. 





“Ini kita lakukan mapping, sudah selesai kita lakukan, kita berangkat dari Labuan Bajo, kemudian pesisir utara, Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, hingga Nagekeo,” ujar Deputi Muhari.





Pada saat pemantauan, Helikopter terbang pada ketinggian 25 hingga 30 meter di atas permukaan tanah. Secara visual, pemantauan udara dapat terlihat dengan jelas untuk memetakan kondisi daratan.  


Halaman:

Tags

Terkini

Da'i kini harus gaul di medsos, dakwah  ke lapangan 

Jumat, 25 September 2026 | 08:39 WIB

41 persen anak sekolah alami gigi berlubang

Sabtu, 19 September 2026 | 11:09 WIB