nasional

Rehabilitasi sawah di Aceh capai 53 persen, kebutuhan air masih jadi hambatan

Minggu, 9 Agustus 2026 | 10:56 WIB


Banda Aceh (Aentenews) - Kepala Posko Wilayah Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Aceh, Safrizal ZA, menyatakan rehabilitasi sawah rusak ringan dan sedang terdampak bencana  banjir di Aceh sudah mencapai 53 persen dari total kerusakan seluas 57.485 hektare dan ditargetkan  rampung 100 persen dalam dua bulan ke depan.





Pernyataan itu disampaikan dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema “Strategi Penanganan Sektor Pertanian, Sistem Pengairan, dan Daerah Aliran Sungai” di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, Jumat (7/8/2026). 





Safrizal mengakui hambatan utama ada pada rehabilitasi irigasi dan pemenuhan air ke sawah. Solusi ditempuh dengan melibatkan TNI bersama kelompok tani dan Polri. TNI juga aktif merevitalisasi jembatan rintis, seperti jembatan gantung, Bailey, hingga Amko, dengan progres yang berjalan tanpa henti.





Tahap berikutnya, rehabilitasi sawah akan kembali dikerjakan bersama kampus-kampus di Aceh. Safrizal meminta survei, investigasi, dan desain (SID) dipercepat agar konstruksi segera dimulai. Untuk sawah rusak berat, solusi dilakukan melalui alih fungsi lahan. “Kalau dulu sawah basah, nanti bisa menjadi sawah kering atau kebun,” ujarnya. Ia menekankan perlunya penelitian agar komoditas baru tidak gagal, dengan contoh lahan rusak berat di Aceh Utara mencapai 4.900 hektar.





Safrizal juga mendorong bupati dan wali kota mengoptimalkan slot pekerjaan yang tersedia. Kepala daerah diminta mengidentifikasi pekerjaan yang belum masuk rencana rehabilitasi untuk dimasukkan ke dalam Instruksi Presiden (Inpres).





Berdasarkan data terbaru dari Dinas Pertanian Aceh mencatat luas lahan sawah yang terdampak bencana mencapai 57.485 hektare dengan rinciannya, 27.437 hektare mengalami kerusakan ringan, 13.651 hektare rusak sedang, 16.276 hektare rusak berat, dan 120 hektare dinyatakan hilang.





Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyoroti lambannya penanganan sektor pertanian di Aceh pascabanjir bandang , karena pemerintah pusat sudah mengalokasikan dan menyalurkan anggaran agar pemulihan lahan pertanian segera dilaksanakan.


Halaman:

Terkini

Da'i kini harus gaul di medsos, dakwah  ke lapangan 

Jumat, 25 September 2026 | 08:39 WIB

41 persen anak sekolah alami gigi berlubang

Sabtu, 19 September 2026 | 11:09 WIB