nasional

Kemenkes gandeng Biofarmasi Jepang bangun ekosistem plasma

Selasa, 14 Juli 2026 | 09:27 WIB
foto Dok Kemenkes



Kemitraan strategis lintas sektor ini melibatkan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.





Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan P. Roeslani menyatakan, kolaborasi ini merupakan investasi jangka panjang yang membawa peluang transfer teknologi, pengembangan sumber daya manusia nasional, dan penciptaan lapangan pekerjaan. "Kemitraan ini tidak hanya memperkuat ekosistem layanan kesehatan, tetapi juga mendukung ambisi menjadikan Indonesia sebagai pusat regional untuk inovasi kesehatan dan manufaktur obat berteknologi maju," kata Rosan.





Presiden Plasma-Derived Therapies Takeda Ramy Riad mengapresiasi perluasan kolaborasi ini. Ia menyebut Takeda berkomitmen memanfaatkan keahlian globalnya dalam sains plasma untuk mendukung tujuan layanan kesehatan jangka panjang Indonesia, termasuk membuka lapangan kerja baru berketerampilan tinggi bagi tenaga kesehatan dan teknisi laboratorium lokal.





Aentenews by Ampelsa






Halaman:

Tags

Terkini

Da'i kini harus gaul di medsos, dakwah  ke lapangan 

Jumat, 25 September 2026 | 08:39 WIB

41 persen anak sekolah alami gigi berlubang

Sabtu, 19 September 2026 | 11:09 WIB