nasional

Update Gempa M 6,7 Sulteng, 67 unit rumah rusak dan 312 jiwa terdampak

Rabu, 17 Juni 2026 | 17:37 WIB
Foto Dok BPBD Kab Sigi


Jakarta (Aentenews) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengupdate perkembangan terbaru penanganan dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,7 yang mengguncang Provinsi Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6), tercatat satu warga dilaporkan meninggal dunia, 67 unit rumah rusak  ringan dan rusak berat serta sebanyak  312 jiwa terdampak.





Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, di Jakarta Rabu (17/6/2026), menyebutkan, selain satu warga meninggal dunia, juga dilaporkan sebanyak 25 warga mengalami luka ringan dan 13 warga luka berat.





Korban meninggal dunia berasal dari Kabupaten Sigi yang juga menjadi wilayah dengan dampak paling signifikan. Di daerah tersebut tercatat sekitar 89 KK atau 272 jiwa terdampak, 22 warga luka ringan dan 13 warga luka berat. 





Sementara itu, Kabupaten Parigi Moutong mencatat sekitar 21 KK atau 40 jiwa terdampak. Di Kota Palu, dua warga mengalami luka ringan, sedangkan di Kabupaten Poso satu warga mengalami luka dan masih dalam pendataan lebih lanjut.





Selain rumah warga, kerusakan juga terjadi pada enam fasilitas ibadah, dua jembatan, satu fasilitas umum, dua gedung perkantoran, tiga tempat usaha, serta satu ruas jalan provinsi penghubung Palu–Sigi–Poso yang mengalami amblas.





Kerusakan paling banyak dilaporkan berada di Kabupaten Sigi dengan 47 unit rumah terdampak, 23 rumah rusak ringan, enam rumah rusak sedang, dan 12 rumah rusak berat. Di wilayah ini juga tercatat enam fasilitas ibadah terdampak, dua gedung perkantoran terdampak, satu jembatan terdampak, serta satu unit UMKM mengalami kerusakan.





Sementara itu, di Kabupaten Poso tercatat lima unit rumah terdampak dan tiga rumah rusak ringan. Kabupaten Parigi Moutong melaporkan sekitar 15 unit rumah terdampak. Adapun di Kota Palu, keretakan dilaporkan terjadi pada Jembatan III, satu fasilitas umum terdampak, satu hotel mengalami kerusakan, serta satu tempat usaha terdampak. Pendataan di Kabupaten Donggala masih terus dilakukan.


Halaman:

Tags

Terkini

Da'i kini harus gaul di medsos, dakwah  ke lapangan 

Jumat, 25 September 2026 | 08:39 WIB

41 persen anak sekolah alami gigi berlubang

Sabtu, 19 September 2026 | 11:09 WIB