nasional

Anak Gajah Sumatera itu bernama “RUT”  

Rabu, 10 Juni 2026 | 21:38 WIB
Foto Dok Balai KSDA Bengkulu.



Kementerian Kehutanan mendorong setiap lembaga konservasi, untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan satwa, kesejahteraan hewan, serta keberhasilan program pengembangbiakan yang terencana dan berkelanjutan





Hal yang sama juga disampaikan Komisaris Utama Taman Satwa Lembah Hijau, Lampung , Irwan  Nasution. “Keberhasilan lahirnya anak gajah itu bagian dari komitmen Taman Satwa lembah Hijau dalam keberlanjutan mendukung program konservasi ex-situ dan peningkatan populasi Gajah Sumatera,” kata Irwan Nasution.





Sementara, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu, Agung Nugroho menyampaikan apresiasi atas keberhasilan dan konsistensi Taman Satwa Lembah Hijau dalam menjalan program konservasi satwa dilindungi.





Gajah Sumatera di Taman Satwa Lembah Hijau menjadi contoh nyata kontribusi lembaga konservasi dalam mendukung pelestarian satwa dilindungi. Sejalan dengan kebijakan penghentian peragaan gajah tunggang, lembaga konservasi perlu terus bertransformasi menuju pengelolaan yang berorientasi pada konservasi, kesejahteraan satwa, serta edukasi publik. 





Aentenews by Ampelsa.






Halaman:

Tags

Terkini

Da'i kini harus gaul di medsos, dakwah  ke lapangan 

Jumat, 25 September 2026 | 08:39 WIB

41 persen anak sekolah alami gigi berlubang

Sabtu, 19 September 2026 | 11:09 WIB