nasional

Anak Gajah Sumatera itu bernama “RUT”  

Rabu, 10 Juni 2026 | 21:38 WIB
Foto Dok Balai KSDA Bengkulu.


Jakarta, (Aentenews) - Taman Satwa Lembah Hijau, Lampung kehadiran tamu baru dengan lahirnya seekor anak gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) berkelamin betina pada 5 Juni 2026, di berinama "RUT" yang sekaligus mencatat sebuah keberhasilan dalam upaya konservasi satwa liar dilindungi





Kelahiran anak gajah dengan berat badan 123 kilogram  itu merupakan yang kedua  dari hasil perkawinan induk gajah jantan yang bernama Aris (29 tahun) dan induk betina, Mega (27 tahun. Sebelumnya, pada 7 Agustus 2022 telah lahir seekor anak gajah yang diberi nama Rawana.





Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja sama Luar Negeri, Kementerian Kehutanan (Kemenhut), dalam siaran pers pada Rabu (10/6) merilis kondisi anak gajah berada dalam keadaan sehat dan mendapat perhatian serius serta pemantauan oleh tim Mahot (pawang gajah) dan Tim Medis Taman Satwa Lembah Hijau.





Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, menyatakan bahwa upaya penyelamatan Gajah Sumatera tidak hanya melalui perlindungan habitat dan pengelolaan konflik manusia dengan satwa, tetapi  juga diperkuat melalui pengembangan konservasi  (ex-situ) .





Sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan tersebut, Menteri Kehutanan Raja Juli memberikan nama ‘RUT” kepada anak gajah tersebut.





“Kami memberikan nama RUT sebagai simbol persahabatan dan penghargaan kepada pemerintah  Norwegia, khususnya Ibu RUT Kruger Giverin yang selama ini telah menunjukkan komitmen dan kontribusi nyata dalam mendukung agenda konservasi hutan dan lingkungan  hidup di Indonesia.





Ia mengharapkan, semoga  anak gajah ini tumbuh sehat dan menjadi simbol harapan bagi keberlangsungan populasi Gajah Sumatera di masa depan. 


Halaman:

Tags

Terkini

Da'i kini harus gaul di medsos, dakwah  ke lapangan 

Jumat, 25 September 2026 | 08:39 WIB

41 persen anak sekolah alami gigi berlubang

Sabtu, 19 September 2026 | 11:09 WIB