nasional

Kebutuhan batu bara dałam negeri

Sabtu, 30 Mei 2026 | 22:47 WIB


Pekerja mengoperasikan crane saat membongkar batu bara untuk kebutuhan bahan bakar PT Solusi Bangun Andalas (SBA) , di pelabuhan khusus , Lhoknga ,kabupaten Aceh Besar, Aceh, Sabtu (30/5/2026). Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) menargetkan porsi wajib pasok domestic market obligation (DMO) batu bara tahun 2026 sebanyak 247,9 juta ton turun sedikit dari realisasi 2025 sebanyak 254 juta ton, sementara kouta produksi batu bara tahun 2026 mencapai 580 juta ton. Aentenews Foto/Ampelsa.





-
Pekerja mengoperasikan crane saat membongkar Batu bara untuk kebutuhan bahan bakar PT Solusi Bangun Andalas (SBA) , di pelabuhan khusus , Lhoknga ,kabupaten Aceh Besar, Aceh, Sabtu (30/5/2026). Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) menargetkan porsi wajib pasok domestic market obligation (DMO) Batu Bara tahun 2026 sebanyak 247,9 juta ton turun sedikit dari realisasi 2025 sebanyak 254 juta ton, sementara kouta produksi batu bara tahun 2026 mencapai 580 juta ton. Aentenews Foto/Ampelsa.




-
Pekerja mengoperasikan crane saat membongkar Batu bara untuk kebutuhan bahan bakar PT Solusi Bangun Andalas (SBA) , di pelabuhan khusus , Lhoknga ,kabupaten Aceh Besar, Aceh, Sabtu (30/5/2026). Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) menargetkan porsi wajib pasok domestic market obligation (DMO) Batu Bara tahun 2026 sebanyak 247,9 juta ton turun sedikit dari realisasi 2025 sebanyak 254 juta ton, sementara kouta produksi batu bara tahun 2026 mencapai 580 juta ton. Aentenews Foto/Ampelsa.




-
Pekerja mengoperasikan crane saat membongkar Batu bara untuk kebutuhan bahan bakar PT Solusi Bangun Andalas (SBA) , di pelabuhan khusus , Lhoknga ,kabupaten Aceh Besar, Aceh, Sabtu (30/5/2026). Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) menargetkan porsi wajib pasok domestic market obligation (DMO) Batu Bara tahun 2026 sebanyak 247,9 juta ton turun sedikit dari realisasi 2025 sebanyak 254 juta ton, sementara kouta produksi batu bara tahun 2026 mencapai 580 juta ton. Aentenews Foto/Ampelsa.





Tags

Terkini

Da'i kini harus gaul di medsos, dakwah  ke lapangan 

Jumat, 25 September 2026 | 08:39 WIB

41 persen anak sekolah alami gigi berlubang

Sabtu, 19 September 2026 | 11:09 WIB