nasional

Kampus peringkat 1 bidang riset bukan UI, tapi ada di Aceh

Minggu, 19 April 2026 | 08:08 WIB



Pemeringkatan Scimago mengacu pada publikasi ilmiah yang terindeks Scopus, termasuk kualitas sitasi dan dampak ilmiah.





Secara umum, hasil ini menunjukkan meningkatnya daya saing perguruan tinggi di Indonesia, termasuk dari kawasan luar Pulau Jawa, dalam peta riset global.





Dalam SIR 2026, capaian Kampus "Jantong Hate" rakyat Aceh ini juga terlihat di sejumlah bidang.





Untuk kategori penguatan riset berbasis keagamaan, UIN Ar-Raniry berada di peringkat ke-14 dunia. Di bidang hukum, fakultas hukumnya menempati peringkat ke-131 dunia, tertinggi di antara Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).





Di bidang antropologi, UIN Ar-Raniry menempati peringkat pertama di Indonesia dan posisi ke-13 di Asia. Pada rumpun ilmu sosial bidang pendidikan, kampus ini berada di peringkat kedua nasional. Sementara di bidang filsafat, UIN Ar-Raniry menempati peringkat pertama nasional.





Capaian tersebut ditopang oleh publikasi ilmiah. Empat jurnal UIN Ar-Raniry berada pada kuartil pertama (Q1) berdasarkan Scimago Journal Rank (SJR) 2025, yakni El-Usrah, Samarah, Jurnal Ilmiah Islam Futura, dan Petita.





Pemeringkatan Scimago mengacu pada publikasi yang terindeks Scopus, termasuk kualitas sitasi dan dampak ilmiah.





Kategori Q1 merupakan kuartil tertinggi dalam penilaian tersebut.//Redaksi.

Halaman:

Tags

Terkini

Da'i kini harus gaul di medsos, dakwah  ke lapangan 

Jumat, 25 September 2026 | 08:39 WIB

41 persen anak sekolah alami gigi berlubang

Sabtu, 19 September 2026 | 11:09 WIB