nasional

Kepala BNPB  Tinjau Kerusakan Akibat Gempa di Sulut, Pastikan Penanganan Darurat

Jumat, 3 April 2026 | 20:45 WIB
Foto Dok Pusdatin BNPB. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto saat kunjungi kerusakan Gedung KONI pascagempa di Kota Manado, Sulawesi Utara, Jumat (3/4/2026).


Manado (Aentenews) - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto hadir di lokasi terdampak gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 7,6 di Kota Manado, Sulawesi Utara, Jumat (3/4). 





Kehadirannya difokuskan melihat langsung kerusakan bangunan di kawasan Gedung KONI (Hall B) serta permukiman warga pascagempa untuk memastikan langkah-langkah penanganan darurat telah berjalan dengan optimal.





Saat berada di gedung KONI, Kepala BNPB juga berdialog langsung dengan warga sekitar yang terdampak. Pada kesempatan tersebut, Letjen TNI Suharyanto menyerahkan dukungan logistik berupa kebutuhan dasar kepada warga sekitar yang terdampak dan yang mengalami luka-luka akibat reruntuhan.





Seusai kunjungan di Kota Manado, Kepala BNPB beserta rombongan melanjutkan perjalanan menuju rumah duka korban meninggal dunia di Desa Tateli, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa. Kepala BNPB mendoakan mendiang serta memberikan dukungan moral bagi keluarga yang ditinggalkan. 





Selain memberikan penguatan, Kepala BNPB juga menyerahkan santunan duka cita kepada keluarga korban sebagai bentuk kepedulian pemerintah.





Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam siaran persnya Jumat (3/4/2026),  menyatakan dalam kunjungan ke Manado, Letjen TNI Suharyanto menyampaikan bahwa pemerintah pusat telah hadir sejak Kamis malam untuk mendampingi pemerintah daerah, sebagaimana yang menjadi arahan Presiden Prabowo Subianto. 





Ia mengapresiasi keterpaduan unsur TNI-Polri dan jajaran pemerintah daerah, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, dalam merespons bencana tersebut.


Halaman:

Tags

Terkini

Da'i kini harus gaul di medsos, dakwah  ke lapangan 

Jumat, 25 September 2026 | 08:39 WIB

41 persen anak sekolah alami gigi berlubang

Sabtu, 19 September 2026 | 11:09 WIB