nasional

Di forum internasional, Mualem sampaikan pengalaman Aceh bangun perdamaian

Kamis, 20 November 2025 | 07:47 WIB
Gubernur Aceh Muzakir Manaf hadir sebagai pembicara secara daring pada International Conference on After the Peace Agreements: Bangsamoro and Beyond. Dok Humas Aceh






Banda Aceh (Aentenews) - Gubernur Aceh Muzakir Manaf, sapaan akrab Mualem berbagi kisah tentang pengalaman Aceh dalam membangun perdamaian, pascapenandatanganan kesepakatan (MoU) antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan RI di Helsinki, 15 Agustus 2005.





Sebagai pembicara pada forum International Conference on After the Peace Agreements: Bangsamoro and Beyond Diyang, diselenggarakan Institute for Autonomy and Governance (IAG) di Manila, Filipina, pada 19 Nopember 2025, Mualem membagikan pengalaman Aceh dalam membangun perdamaian berkelanjutan.





Melalui media daring yang diikuti dari Meuligoe Gubernur Aceh di Banda Aceh, dalam forum internasional dengan tema "From Rebel Chief to Chief Executives" itu Mualem membahas kisah peralihannya dari pemimpin gerakan bersenjata ke jabatan politik.





Seperti diketahui, sebelum kesepakatan perjanjian penghentian konflik bersenjata antara GAM dengan perwakilan Pemerintah RI, Mualem tercatat sebagai Panglima sayap bersenjata GAM.





Dalam forum tersebut, Mualem menegaskan komitmen Aceh terhadap perjanjian Helsinki 2005 yang menjadi dasar penyelesaian konflik. Saluran politik melalui partai lokal disebut menjadi medium baru aspirasi para mantan kombatan.





"Kami sepakat perdamaian. Aspirasi kami kini disalurkan lewat partai politik lokal,” ujar Mualem.


Halaman:

Tags

Terkini

Da'i kini harus gaul di medsos, dakwah  ke lapangan 

Jumat, 25 September 2026 | 08:39 WIB

41 persen anak sekolah alami gigi berlubang

Sabtu, 19 September 2026 | 11:09 WIB