Rabu, 30 September 2026

Dampingi Wamen Pariwisata, Illiza cerita situs tsunami PLTD Apung

Photo Author
Azhari, AenteNews.com
- Senin, 14 September 2026 | 22:49 WIB


Banda Aceh (Aentenews) - Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal menjelaskan sejarah PLTD Apung yang merupakan saksi bisu peristiwa tsunami 26 Desember 2004.





Kepada Wakil Menteri Pariwisata RI, Ni Luh Puspa, 13 September 2026, ia menjelaskan bahwa kapal pembangkit listrik milik PLN ini terseret hingga lima kilometer ke daratan dan kini menjadi salah satu destinasi wisata edukasi, religi, dan sejarah paling ikonik di Banda Aceh.





“PLTD Apung ini bukan hanya monumen, tapi juga ruang pembelajaran bagi generasi muda dan wisatawan tentang kebesaran Allah dan pentingnya kesiapsiagaan bencana. Kami berharap dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata untuk terus mengembangkan PLTD Apung sebagai destinasi wisata halal dan edukasi bertaraf nasional,” ujar Illiza.





Wamen Pariwisata RI, Ni Luh Puspa, berkunjung ke Museum Kapal PLTD Apung di Gampong Punge Blang Cut, disambut Illiza dengan pengalungan selendang motif Aceh. Penyematan selendang beludru hitam berumbai emas tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan adat dan pengabdian masyarakat Banda Aceh.





Wali kota juga menyebutkan Banda Aceh memiliki sejumlah pilar wisata unggulan, seperti religi, sejarah, edukasi tsunami, alam, dan kuliner. Kehadiran wamenpar pun disebutnya menjadi momentum penting untuk memperkuat promosi pariwisata Banda Aceh ke tingkat nasional maupun internasional.





-




Turut mendampingi wali kota dalam kunjungan tersebut, Direktur Event Daerah Kemenpar Reza Fahlevi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Banda Aceh Faisal, Kepala Dinas Pariwisata Banda Aceh Rosdi, serta Duta Wisata Banda Aceh 2025.





Illiza ikut menyerahkan cinderamata berupa tas anyaman khas Aceh dan souvenir khas Aceh lainnya kepada Wamenpar Ni Luh Puspa. Penyerahan dilakukan di depan Monumen Jam Tsunami PLTD Apung sebagai simbol persahabatan dan penguatan komitmen terhadap promosi pariwisata serta produk UMKM daerah.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Azhari

Tags

Terkini

Da'i kini harus gaul di medsos, dakwah  ke lapangan 

Jumat, 25 September 2026 | 08:39 WIB

41 persen anak sekolah alami gigi berlubang

Sabtu, 19 September 2026 | 11:09 WIB

Terpopuler

X