Simeulue (Aentenews) - Temuan ulat di dalam paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu sekolah di Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh diharapkan tidak terulang, mengingat program makan gratis itu bertujuan untuk meningkatkan gizi anak dan pencegahan stunting.
Seperti diberitakan sejumlah media sebelumnya, ditemukan ulat di dalam menu paket makanan program MBG yang diberikan kepada siswa di SD Negeri IV dan SDN VII Teupah Selatan, Kabupaten Simeulue.
Bahkan, penemuan ulat dalam menu MBG ini beredar luas di sejumlah media sosial Fecebook dan sejumlah grup WhatsApp (WA) di Kabupaten Simeulue.
Kepala SD 4 Teupah Selatan, Marwan, membenarkan terkait temuan ulat yang berada di dalam makanan MBG yang disalurkan kepada peserta didik.
”Benar ditemukan dalam satu tempat makanan ada ulatnya, sudah sama-sama disaksikan oleh petugas dan sudah ditarik kembali,” kata Marwan, Selasa, 19/08/2025.
Sementara Zainudin, penanggung jawab MBG Kabupaten Simeulue saat dikonfirmasi terkait penemuan ulat di menu makan bergizi gratis di Simeulue ini mengatakan berdasarkan laporan dari pihak SPPI Kecamatan Teupah Selatan, ulat tersebut berasal dari buah jambu.
"Laporan dari SPPI Kecamatan Teupah Selatan, ulat tersebut dari buah jambu dalam makanan MBG itu," kata Zainudin.