Rabu, 30 September 2026

Nagan Raya prioritaskan dana TKD untuk sektor ini

Photo Author
Ampelsa, AenteNews.com
- Rabu, 19 Agustus 2026 | 13:30 WIB



Firdaus menegaskan pemerintah daerah perlu proaktif menyampaikan setiap hambatan pelaksanaan agar dapat segera dicarikan jalan keluar bersama. Percepatan tidak hanya bergantung pada ketersediaan anggaran, tetapi juga pada kesiapan pemerintah daerah mengeksekusi program di lapangan.





Berdasarkan data Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian yang dihimpun Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, luas sawah terdampak dilaporkan mencapai 57.171 hektare, dengan tingkat kerusakan mulai dari ringan, sedang, berat, hingga lahan yang hilang diterjang bencana.





Bagi masyarakat Nagan Raya, sawah merupakan sumber penghasilan keluarga sekaligus penopang ketersediaan pangan daerah. Karena itu, pemanfaatan TKD perlu difokuskan pada kegiatan yang dapat mengembalikan lahan ke kondisi produktif secepat mungkin tanpa mengabaikan ketepatan administrasi dan akuntabilitas anggaran.





Sementara, Perwakilan Tim Satgas PRR Aceh dari Kementerian Dalam Negeri, Imran, menegaskan percepatan pemulihan sawah dibutuhkan untuk menjaga produksi pertanian dan ketahanan pangan daerah.





“Kita harus memikirkan bagaimana pemulihan lahan sawah dan pertanian ini dapat dilakukan sesegera mungkin sehingga tidak mengganggu produksi pertanian maupun ketahanan pangan Nagan Raya ke depan,” ujarnya.





Aentenews by Ampelsa.






Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Ampelsa

Tags

Terkini

TRK: Hentikan tambang emas ilegal di Nagan Raya

Minggu, 6 September 2026 | 00:00 WIB

Nagan Raya prioritaskan dana TKD untuk sektor ini

Rabu, 19 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Rumah warga korban bencana masih tertimbun lumpur

Selasa, 17 Februari 2026 | 20:57 WIB

Simak pesan Wagub Aceh kepada warga perantau di Jakarta

Minggu, 21 September 2025 | 18:34 WIB

Terpopuler

X