“Kabupaten Nagan Raya merupakan salah satu wilayah dengan areal perkebunan terluas di Provinsi Aceh, khususnya untuk komoditas kelapa sawit. Potensi tersebut menjadi alasan utama kami untuk melakukan penelitian di daerah ini,” katanya.
Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tohoku University Jepang beserta seluruh mitra penelitian atas komitmennya dalam mendukung pengembangan sektor perkebunan melalui pendekatan ilmiah.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Tohoku University Jepang, Universitas Syiah Kuala, BRIN, serta seluruh pihak yang telah memilih Kabupaten Nagan Raya sebagai lokasi penelitian. Kami berharap hasil kajian ini dapat menjadi referensi yang kuat dalam merumuskan kebijakan pengembangan perkebunan yang berkelanjutan,” ujar Bupati
Ia menegaskan bahwa sektor perkebunan, khususnya kelapa sawit, hingga saat ini masih menjadi salah satu penggerak utama perekonomian masyarakat Kabupaten Nagan Raya.
Oleh karena itu katanya, pengembangannya harus dilakukan secara terencana, berbasis riset, dan tetap memperhatikan aspek kelestarian lingkungan. Sektor perkebunan harus terus menjadi sumber utama pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
"Untuk mewujudkan hal tersebut, maka diperlukan kajian dan penelitian secara berkesinambungan dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan serta berbagai faktor yang memengaruhi keberlanjutan perkebunan,” demikian kata Bupati Teuku Raja Keumangan Aentenews by Ampelsa.