ekonomi

Dampak asap karhutla, Kemenhub minta penyelenggara bandara perkuat mitigasi dan layanan penumpang

Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:53 WIB
Ilustrasi :Bandara Kepi di Kabupaten Mappi, Provinsi Papua Selatan terdampak asap kebakaran hutan dan lahan. (dok. hubudkemenhub)

 

 

Jakarta (Aentenews) - Kementerian Perhubungan meminta penyelenggara bandar udara di wilayah terdampak menerapkan langkah mitigasi sesuai kondisi operasional.

Langkah tersebut mencakup penerapan Low Visibility Procedures (LVP) bersama AirNav Indonesia dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), penerbitan Notice to Airmen (NOTAM), serta peningkatan kesiagaan operasional di sisi udara.

“Pengelola bandar udara juga diminta meningkatkan pelayanan di terminal, termasuk menyampaikan informasi perubahan jadwal secara jelas dan menyediakan masker bagi penumpang, kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, dikutip berita resmi Infopublik, Minggu (18/10/2026).

Di sisi lain, kata Lukman, operasi pemadaman karhutla melalui metode water bombing terus berlangsung. Selama periode 20 April–16 Oktober 2026, tercatat 5.179 flight cycle atau siklus penerbangan operasi pemadaman yang dilakukan oleh 38 pesawat dari 11 operator.

Bandar udara di wilayah terdampak turut mendukung operasi tersebut melalui penyediaan area parkir pesawat dan helikopter water bombing, prioritas slot penerbangan, serta posko pemantauan karhutla. Dukungan lainnya mencakup pendataan sumber air dan ketersediaan bahan bakar.

Ditjen Perhubungan Udara melalui Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I–X terus berkoordinasi dengan pengelola bandar udara, AirNav Indonesia, maskapai, BMKG, dan instansi terkait untuk memantau perkembangan situasi.

Penumpang Diminta Cek Jadwal sebelum ke Bandara

Kemenhub mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan memahami bahwa perubahan jadwal dapat dilakukan untuk menjaga keselamatan penerbangan. Penumpang juga diminta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

Sebelum berangkat ke bandar udara, calon penumpang disarankan memeriksa status penerbangan melalui kanal resmi maskapai masing-masing. Jika terjadi pembatalan atau perubahan jadwal, penumpang dapat menghubungi maskapai untuk memperoleh informasi mengenai jadwal pengganti dan penanganan tiket sesuai ketentuan yang berlaku.

"Pemantauan akan terus dilakukan seiring perkembangan karhutla dan kondisi jarak pandang di bandar udara. Informasi lanjutan akan disampaikan sesuai perkembangan situasi," jelas Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub.

 

Tags

Terkini

Seluruh Daerah dengan Realisasi TKD Tambahan di Aceh 

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:19 WIB