ekonomi

Percepat penanganan bencana Sumatera Barat dan pulihkan akses jalan Tapan- Batas Jambi 

Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:46 WIB
Sejumlah alat berat melakukan sungai dan pengendalian sedimentasi di Kota Padang, Sumatera Barat. Dok. Satgas PRR/Kementerian PU

14 Titik longsor di ruas Tapan-Batas Jambi fungsional

Sementara itu, di Kabupaten Pesisir Selatan, Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat menangani dampak banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang yang terjadi pada 9–11 Oktober 2026 di Nagari Jangki Ayam, Kecamatan Ranah Ampek Hulu, wilayah Tapan.

Bencana tersebut menyebabkan penimbunan badan jalan nasional pada ruas Tapan–Batas Jambi sepanjang sekitar 16,2 kilometer yang tersebar di 14 titik, mulai KM 219+100 hingga KM 235+300.

Hingga Senin (12/10/2026), ruas jalan tersebut telah kembali fungsional dan dapat dilalui kendaraan melalui satu jalur. BPJN Sumatera Barat melanjutkan pembersihan sisa material longsoran serta memasang rambu peringatan dan garis pengaman untuk menjaga keselamatan pengguna jalan.

Penanganan darurat didukung empat unit excavator PC200, satu unit excavator mini, dua unit wheel loader, dan satu unit dump truck. Penambahan satu unit wheel loader dari BPJN Sumatera Barat juga dilakukan untuk mempercepat penanganan di lapangan.

Untuk mengurangi risiko kerusakan lebih lanjut, Kementerian PU menyiapkan penanganan permanen pada KM 219+100 melalui program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Penanganan direncanakan berupa pembangunan retaining wall concrete (RWC) guna memperkuat badan jalan dan mengurangi risiko jalan terputus.

 

Halaman:

Tags

Terkini

Seluruh Daerah dengan Realisasi TKD Tambahan di Aceh 

Minggu, 11 Oktober 2026 | 23:19 WIB