Wali Kota juga mengapresiasi gerak cepat aparat kepolisian Polresta Banda Aceh yang telah menangkap pelaku kekerasan bersenjata tajam.
Selain itu, Bunda Illi juga mendorong upaya kolaborasi preventif terhadap aksi kekerasan di jalan raya yang perlu lebih intens dilakukan oleh semua pihak. "Polisi, TNI, dewan, satpol pp/wh, dinas-dinas terkait, guru di sekolah dengan edukasi, hijgga orang tua di rumah ikut mengawasi pergaulan anak-anaknya."
Peran aktif segenap elemen masyarakat, harapan wali kota paling tidak berani melaporkan kepada pihak berwenang jika melihat indikasi atau gerak-gerak mencurigakan yang akan mengarah pada tindakan kekerasan itu sangat penting.
Masih menurut Illiza, Banda Aceh sedari dulu diakui nasional bahkan dunia sebagai salah satu kota teraman. "Jangan sampai, karena ulah satu orang atau kelompok bisa mencoreng nama baik kota kita. Aksi show force bersajam hingga melukai orang jangan sampai terjadi lagi."
"Mari kita pastikan bersama, tidak ada tempat bagi segala bentuk kekerasan di Banda Aceh, termasuk dengan menggunakan senjata tajam. Kami mendukung penuh kepolisian untuk memberi sanksi tegas kepada pelaku demi kemaslahatan masyarakat," sebut Illiza.
Redaksi