Banda Aceh (Aentenews) - Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh kembali mengukuhkan sembilan guru besar dalam Rapat Senat Terbuka Pengukuhan Guru Besar Angkatan VIII di Auditorium Prof Ali Hasjmy, Selasa (22/9).
Pengukuhan dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Prof Dr Phil H Kamaruddin Amin MA yang diwakili oleh Staf Ahli Menteri Agama, Dr Faisal Ali Hasyim SE MSi CA CSEP QIA CGCAE dan turut disaksikan oleh pimpinan dan anggota senat serta para wakil rektor.
Dengan bertambahnya sembilan guru besar, jumlah profesor UIN Ar-Raniry kini mencapai 65 orang. Jumlah itu meningkat dari 22 profesor pada 2022, atau bertambah 43 guru besar dalam empat tahun.
Dalam arahan yang dibacakan Faisal, Kamaruddin mengatakan pengukuhan guru besar bukan sekadar seremoni akademik atau penambahan jumlah profesor di perguruan tinggi.
Menurutnya, gelar profesor merupakan amanah keilmuan, moral, dan peradaban.
“Guru besar adalah amanah keilmuan, amanah moral dan amanah peradaban. Gelar Profesor harus menjadi penanda lahirnya tanggung jawab yang lebih besar tanggung jawab untuk mengembangkan ilmu membimbing generasi memberi solusi bagi persoalan masyarakat serta menghadirkan kemanfaatan ilmu bagi bangsa dan kemanusiaan,” demikian arahan Kamaruddin yang dibacakan Faisal.
Kamaruddin berharap sembilan guru besar tersebut menjadi energi baru bagi UIN Ar-Raniry untuk memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul, berkarakter, dan memiliki reputasi internasional.