Banda Aceh (Aentenews) - Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Plt Sekda) Aceh, Taufik, mengatakan bahwa kualitas pendidikan hari ini menjadi salah satu penentu masa depan Aceh.
Karena itu, di Banda Aceh, Rabu, ia menyatakan pendidikan tidak hanya diarahkan untuk membentuk generasi yang unggul secara akademik, tetapi juga berakhlak, kreatif, mandiri, adaptif terhadap perubahan, menguasai teknologi, serta memiliki integritas.
“Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah, guru, orang tua, dunia usaha, masyarakat, dan seluruh unsur pendidikan perlu berjalan dalam arah yang sama agar setiap anak Aceh memperoleh kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara baik,” ujar Taufik.
Ia juga menyoroti potensi generasi muda Aceh yang tercermin dari semakin banyaknya anak Aceh yang menorehkan prestasi di bidang akademik, olahraga, seni dan budaya hingga tingkat nasional dan internasional, termasuk yang berasal dari sekolah-sekolah di daerah.
Ia menilai, capaian tersebut menunjukkan besarnya potensi generasi muda Aceh yang perlu terus didukung melalui kesempatan yang lebih luas, pembinaan berkelanjutan, peningkatan kapasitas guru, serta lingkungan pendidikan yang mendukung.
Ia juga berpesan kepada para pelajar agar terus belajar dan mengembangkan prestasi. Pengalaman Aceh dalam menghadapi berbagai bencana, lanjutnya, juga perlu menjadi pembelajaran bahwa sekolah harus memiliki budaya kesiapsiagaan serta langkah-langkah darurat yang jelas untuk melindungi peserta didik.
Pemerintah Aceh juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat mutu pendidikan melalui peningkatan kompetensi guru, perbaikan sarana dan prasarana, serta perluasan pemerataan layanan pendidikan hingga ke daerah terpencil.