aceh

Pembelian semen dibatasi, harga melambung Rp70-Rp85 ribu

Rabu, 29 Juli 2026 | 17:07 WIB


Banda Aceh (Aentenews) - Pembelian semen di Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, dalam beberapa hari terakhir dibatasi dengan harga melambung dikisaran Rp70.000 hingga Rp85.000 per sak.





"Sejak sepekan terakhir ini mulai terasa kelangkaan semen, selain harganya juga mengalami kenaikan drastis, dan itu jelas berdampak pada usaha kami," kata salah seorang pengembang perumahan, Memet di Banda Aceh, Rabu.





Kenaikan harga tebus semen ditingkat pedagang, ia menilai nyaris tidak sesuai lagi dengan nilai penjualan rumah, terutama program rumah subsidi dari pemerintah.





"Dua masalah beriringan yang kami hadapi. Harganya naik dari sebelumnya Rp65.000 sak, kini menjadi Rp70 sampai Rp85 per sak. Sudah harga naik, semen langka di pasaran," kata dia menambahkan.





Sementara pedagang alat bangunan juga mengakui selain kenaikan harga, semen juga langka diperoleh dari distributor dalam sepekan terakhir, khususnya semen yang diproduksi dari PT Solusi Bangun Andalas (SBA) yang pabriknya di Lhoknga, Aceh Besar.





"Kemarin kami hanya di jatah 100 sak, dan dalam hitungan beberapa jam habis, kemudian kami tidak mendapat lagi pasokan, jika pun ada harus menunggu antrian panjang," kata pedagang, Khalidan.





Sementara itu, Head of Media PT SBA Faraby Azwani, menyatakan bahwa dalam beberapa waktu terakhir, terjadi peningkatan permintaan semen di sejumlah wilayah Aceh yang berdampak pada percepatan penyerapan stok di beberapa titik distribusi.


Halaman:

Tags

Terkini

Pemerintah akan tarik sisa anggaran TKD yang tak terserap

Selasa, 29 September 2026 | 15:10 WIB

46,6 kilogram sabu asal Malaysia ditangkap di Langsa

Selasa, 29 September 2026 | 09:14 WIB

Jembatan gantung diterjang banjir di Gayo Lues

Minggu, 27 September 2026 | 23:19 WIB

Fenomena Harvest Moon

Minggu, 27 September 2026 | 00:25 WIB

Lihat Fenomena Harvest Moon hiasi langit di Aceh 

Minggu, 27 September 2026 | 00:18 WIB

Ternyata Sabang tak hanya indah alamnya, tapi...

Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Wali kota: Malaysia pasar wisatawan penting bagi Sabang

Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

Finalisasi program peremajaan kopi seluas 10.200 hektare

Jumat, 25 September 2026 | 22:12 WIB