aceh

Pemerintah Aceh desak BNPB bangun jembatan

Selasa, 28 Juli 2026 | 21:28 WIB


Banda Aceh (Aentenews) -  Pemerintah Aceh mendesak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk segera merekonstruksi empat jembatan gantung yang rusak akibat banjir.





Langkah darurat ini diambil menyusul viralnya video perjuangan bertaruh nyawa para siswa dan guru saat menyeberangi sungai menuju sekolah di Gayo Lues.





Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir Syamaun, sesuai arahan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf,  menyampaikan langsung kepada Unsur Pengarah Penanggulangan Bencana BNPB, Prof. Dr. Ir. Muhammad Dirhamsyah, di ruang kerja Sekda Aceh, Selasa (28/7).





"Kami mendesak BNPB agar empat jembatan vital ini segera dibangun kembali. Penanganan ini sangat mendesak karena menyangkut keselamatan anak-anak sekolah dan keberlangsungan roda ekonomi warga," ujar Sekda Nasir.





Salah satu lokasi yang menjadi perhatian kritis adalah Desa Kendawi, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues. Di wilayah tersebut, para siswa terpaksa melintasi sisa-sisa jembatan gantung yang rusak parah untuk menyebari sungai.





Sekda Nasir menjelaskan, keempat lokasi tersebut meliputi Jembatan Desa Kendawi di Kecamatan Dabun Gelang (Gayo Lues), Jembatan Sikundo di Kecamatan Pante Ceureumen (Aceh Barat), serta Jembatan Gantung Lhok Kuyun di Kecamatan Sawang (Aceh Utara).





Selain itu, usulan juga mencakup perbaikan Jembatan Gantung Penghubung yang menghubungkan Kecamatan Syamtalira Aron dan Kecamatan Samudera di Kabupaten Aceh Utara.


Halaman:

Tags

Terkini

Pemerintah akan tarik sisa anggaran TKD yang tak terserap

Selasa, 29 September 2026 | 15:10 WIB

46,6 kilogram sabu asal Malaysia ditangkap di Langsa

Selasa, 29 September 2026 | 09:14 WIB

Jembatan gantung diterjang banjir di Gayo Lues

Minggu, 27 September 2026 | 23:19 WIB

Fenomena Harvest Moon

Minggu, 27 September 2026 | 00:25 WIB

Lihat Fenomena Harvest Moon hiasi langit di Aceh 

Minggu, 27 September 2026 | 00:18 WIB

Ternyata Sabang tak hanya indah alamnya, tapi...

Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Wali kota: Malaysia pasar wisatawan penting bagi Sabang

Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

Finalisasi program peremajaan kopi seluas 10.200 hektare

Jumat, 25 September 2026 | 22:12 WIB