aceh

Sepakat, Aceh putus akses pasok BBM ke tambang ilegal

Jumat, 24 Juli 2026 | 19:51 WIB


Foto Dok Biro Adpim Setda Aceh





Banda Aceh (Aentenews) - Forkopimda Aceh sepakat memutus rantai pasok BBM ke lokasi pertambangan ilegal yang tersebar disejumlah wilayah di provinsi ujung paling barat Indonesia itu.





“Forkopimda Aceh   telah menandatandangani maklumat untuk menghentikan tambang ilegal,” kata Juru Bicara Pemerintah Aceh Nurlis Effendi, di Banda Aceh, Jumat (24/7).





Kesepakatan mengenai salah satu pola penanganan tambang ilegal itu,  muncul setelah Gubernur Aceh, Muzakir Manaf  mengungkapkan kerisauannya mengenai tambang ilegal yang masif di Aceh.





Kerisauan itu disampaikan saat memimpin rapat Forkopimda Aceh yang berlangsung di ruang rapat gubernur di Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, pada 23 Juli 2026.





Memahami kerisauan Gubernur Mualem, Juru Bicara pemerintah mengatakan  Kapolda Aceh Irjen Ruddi Setiawan memberi solusi yang menarik. “Untuk menanganinya diperlukan kerja sama dan berkolaborasi. Pasokan BBM ke akses tambang ilegal perlu dihentikan,” kata Irjen Ruddi.





Pada rapat tersebut, kata Nurlis, Mualem didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh M Nasir Syamaun. Rapat dihadiri Ketua DPR Aceh Zulfadhli, Kapolda Aceh Irjen Ruddi Setiawan, Kepala BIN Aceh Andrie P Mulia, Dan Lanal Sabang Kolonel (P) Sadimin, dan Dan Lanud Sultan Iskandar Muda Kolonel PNB Suryo Anggoro.


Halaman:

Tags

Terkini

Pemerintah akan tarik sisa anggaran TKD yang tak terserap

Selasa, 29 September 2026 | 15:10 WIB

46,6 kilogram sabu asal Malaysia ditangkap di Langsa

Selasa, 29 September 2026 | 09:14 WIB

Jembatan gantung diterjang banjir di Gayo Lues

Minggu, 27 September 2026 | 23:19 WIB

Fenomena Harvest Moon

Minggu, 27 September 2026 | 00:25 WIB

Lihat Fenomena Harvest Moon hiasi langit di Aceh 

Minggu, 27 September 2026 | 00:18 WIB

Ternyata Sabang tak hanya indah alamnya, tapi...

Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Wali kota: Malaysia pasar wisatawan penting bagi Sabang

Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

Finalisasi program peremajaan kopi seluas 10.200 hektare

Jumat, 25 September 2026 | 22:12 WIB