“Harus dipastikan anak-anak merasa senang berada di PAUD dengan metode yang tepat baru kita memasukkan program pendidikan karakter yang menyenangkan," ujar dia.
Kak Na sempat berkunjung serta mengantar anandanya Sultan, ke SD Teuku Nyak Arief Fatih Bilingual School, serta memastikan kegiatan MPLS Ramah di minggu pertama sekolah.
Di masa MPLS berlangsung anak-anak terlihat mengikuti kegiatan pengenalan warga sekolah dan proses asesmen awal masa perkembangan anak di kelas 1 untuk memastikan perkembangan fondasi di awal memasuki tahun ajaran baru.
Selanjutnya, Bunda PAUD Aceh bersama Wakil Bunda PAUD Aceh menuju ke PAUD Al-Azhar Cairo untuk memonitoring pelaksanaan kegiatan MPLS Ramah serta memastikan anak-anak senang ke PAUD.
Di Paud Al-Azhar tadi cukup baik, proses MPLS yang mengimplementasikan kegiatan belajar yang disampaikan dengan permainan edukatif sehingga anak-anak sangat terkesan untuk datang dan bermain di sekolah.
Selain menyenangkan, kegiatan juga dilakukan dengan menggali kemampuan anak dalam mengasesmen perkembangan dari segala aspek fondasi anak usia dini, kata Kak Na.
Selain itu, Bunda PAUD Aceh juga sempat menghadiri kelas orang tua. Dalam forum Wali Murid, ia memperkenalkan lingkungan sekolah dan warga sekolah serta program yang dilaksanakan di PAUD Permata Hati.
Di setiap sekolah yang dikunjungi, Kak Na dan Wakil Ketua Bunda PAUD Aceh turut berbaur bersama anak-anak saat mereka bernyanyi, menari serta menggambar dan beberapa kegiatan keterampilan yang menjadi bagian dari pelatihan motorik para siswa PAUD.//Redaksi.