aceh

Terimakasih Mualem kepada Presiden, ada apa?

Minggu, 12 Juli 2026 | 11:48 WIB
Foto Dok Biro Adpim Sekda Aceh



Bendungan Keureuto dibangun sejak tahun 2015 dengan nilai kontrak Rp2,961 triliun, dan Bendungan Rukoh dibangun sejak 2018 dengan nilai kontrak Rp1,7 triliun.





Sekda Nasir menyampaikan bahwa penyelesaian Bendungan Keureuto dan Bendungan Rukoh sebagai Proyek Strategis Nasional menjadi pondasi penguatan ketahanan pangan, ketahanan air, ketahanan energi, dan pengendalian air di Aceh.





Secara detail, Sekda Nasir menjelaskan kemanfaatan dua bendungan tersebut. Dua bendungan itu mampu melayani 26.889 hektare irigasi dan Bendungan Keureuto di Aceh Utara memiliki kapasitas menampung 215 juta meter kubik air.





Manfaatnya, bendungan itu dapat melayani 14.695 hektare irigasi, penyediaan air baku 650 liter per detik, pengendalian banjir 627 hektare. Bahkan memiliki potensi pembangkit Listrik PLTA 6,34 MW dan potensi PLTS terapung 179 MW sebagai energi baru terbarukan.





Adapun Bendungan Rukoh di Pidie, Nasir menyebutkan kapasitas tampungnya mencapai 128 juta meter kubik air.





Bendungan Rukoh melayani irigasi 12.194 hektar di Daerah Irigasi Baro Raya, menyediakan air baku 900 liter per detik untuk 20 kecamatan, mengendalikan banjir 51 hektare, dan potensi pengembangan PLTMH 1,22 MW dan PLTS 137 MW.





Selain itu, kata Sekda Nasir, optimalisasi kedua bendungan itu akan mendukung program swasembada pangan nasional melalui indeks pertanaman sebanyak 384.660 ton per tahun.





“Ketahanan air bagi masyarakat dan kawasan industri, pengembangan energi hijau, dan pengurangan risiko banjir,” katanya.//Redaksi.

Halaman:

Tags

Terkini

Pemerintah akan tarik sisa anggaran TKD yang tak terserap

Selasa, 29 September 2026 | 15:10 WIB

46,6 kilogram sabu asal Malaysia ditangkap di Langsa

Selasa, 29 September 2026 | 09:14 WIB

Jembatan gantung diterjang banjir di Gayo Lues

Minggu, 27 September 2026 | 23:19 WIB

Fenomena Harvest Moon

Minggu, 27 September 2026 | 00:25 WIB

Lihat Fenomena Harvest Moon hiasi langit di Aceh 

Minggu, 27 September 2026 | 00:18 WIB

Ternyata Sabang tak hanya indah alamnya, tapi...

Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Wali kota: Malaysia pasar wisatawan penting bagi Sabang

Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

Finalisasi program peremajaan kopi seluas 10.200 hektare

Jumat, 25 September 2026 | 22:12 WIB