Selama proses penguatan berlangsung, Jembatan Enang-Enang tetap difungsikan secara terbatas untuk kendaraan roda dua dan kendaraan ringan penumpang. Sementara itu, kendaraan angkutan barang dan kendaraan bertonase besar tetap dilarang melintas guna mengurangi beban pada struktur jembatan.
Sebagai solusi, Kementerian PU juga mempercepat peningkatan konektivitas kawasan melalui pelebaran Jalan Werlah beserta pembangunan dua jembatan baru pada jalur alternatif. Selain itu, pemerintah menyiapkan pembangunan jembatan shortcut di kawasan Enang - Enang yang nantinya mampu melayani kendaraan logistik hingga sekitar 30 ton sehingga mobilitas masyarakat dan distribusi barang menjadi lebih aman dan efisien.
Aentenews by Ampelsa