Banda Aceh (Aentenews) - Pemerintah Jepang melalui program Grant Assistance for Grassroots Human Security Project, Konsulat Jenderal Jepang di Medan menyerahkan bantuan empat unit dump truck dan empat unit eskavator untuk mendukung pemulihan daerah terdampak bencana di provinsi Aceh.
Prosesi peresmian dan serah terima bantuan alat berat dari pemerintah Jepang itu berlangsung khidmat di Aula SMA Lab School Universitas Syiah Kuala (USK), Rabu (1/7/2026).
Ketua Pembina Yayasan Sekolah Laboratorium Syiah Kuala, Marwan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah Jepang atas bantuan traktor dan dump truk dan eskavator .
Menurutnya, bantuan ini bukan sekadar alat operasional, melainkan simbol ikatan emosional antara Aceh dan Jepang yang telah terjalin erat sejak masa pascatsunami 2004.
“Alhamdulillah, bantuan ini akan langsung kami distribusikan ke daerah terdampak bencana untuk mendukung percepatan pemulihan wilayah di Aceh. Kedekatan masyarakat Aceh dan Jepang sudah teruji oleh waktu, dan Jepang selalu hadir mendampingi kita dalam situasi sulit,” kata Marwan.
Marwan mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan tim pelaksana agar unit-unit ini dapat segera beroperasi di lapangan.
Pada kesempatan tersebut, Konsul Jenderal Jepang di Medan, Furugori Tori, menyatakan bahwa bantuan ini adalah wujud nyata kepedulian masyarakat Jepang terhadap Indonesia, khususnya Aceh yang memiliki kerentanan tinggi terhadap bencana alam.