aceh

APH diminta usut tuntas dugaan utang RP416 miliar di RSUDZA

Jumat, 26 Juni 2026 | 10:32 WIB
Dr. Nasrul Zaman. (Foto:JS)



Defisit yang struktural dan menahun ini memerlukan pembuktian hukum yang transparan guna memastikan apakah terdapat unsur tindak pidana korupsi, penyalahgunaan wewenang, atau kelalaian manajerial (gross negligence) yang merugikan keuangan daerah.





Sebagai institusi pelayanan publik vital yang ditopang oleh anggaran negara, transparansi RSUZA adalah harga mati. Pembiaran terhadap pola tata kelola keuangan yang buruk ini tidak hanya mengancam stabilitas fiskal daerah, tetapi juga mempertaruhkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat Aceh secara keseluruhan.





"Aparat penegak hukum harus bergerak cepat demi menyelamatkan aset negara dan memulihkan akuntabilitas publik di Tanah Rencong," ujar pengajar di Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh itu.//Redaksi.






Halaman:

Tags

Terkini

Pemerintah akan tarik sisa anggaran TKD yang tak terserap

Selasa, 29 September 2026 | 15:10 WIB

46,6 kilogram sabu asal Malaysia ditangkap di Langsa

Selasa, 29 September 2026 | 09:14 WIB

Jembatan gantung diterjang banjir di Gayo Lues

Minggu, 27 September 2026 | 23:19 WIB

Fenomena Harvest Moon

Minggu, 27 September 2026 | 00:25 WIB

Lihat Fenomena Harvest Moon hiasi langit di Aceh 

Minggu, 27 September 2026 | 00:18 WIB

Ternyata Sabang tak hanya indah alamnya, tapi...

Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Wali kota: Malaysia pasar wisatawan penting bagi Sabang

Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

Finalisasi program peremajaan kopi seluas 10.200 hektare

Jumat, 25 September 2026 | 22:12 WIB