aceh

Persoalan sampah dalam tahap darurat

Senin, 22 Juni 2026 | 15:22 WIB


Alat berat meratakan pasir di lokasi yang tercemar sampah bekas plastik dan sampah kayu kiriman di pantai Kampung Jawa, Banda Aceh, Senin (22/6/2026). Kementerian Lingkungan Hidup menegaskan persoalan sampah telah berada pada tahap darurat dan memerlukan perubahan paradigma secara menyeluruh dan tercatat hingga akhir 2025, capaian sampah terkelola secara nasional sekitar 25% atau sebanyak 36.684 ton per hari, sementara 75% lainnya (105.483 ton per hari) belum tertangani secara memadai dan masih berisiko mencemari lingkungan. Aentenews Foto/Ampelsa.





-
Seorang pengunjung mandi di pantai wisata yang tercemar sampah bekas plastik dan sampah kayu kiriman di Kampung Jawa, Banda Aceh, Senin (22/6/2026). Kementerian Lingkungan Hidup menegaskan persoalan sampah telah berada pada tahap darurat dan memerlukan perubahan paradigma secara menyeluruh dan tercatat hingga akhir 2025, capaian sampah terkelola secara nasional sekitar 25% atau sebanyak 36.684 ton per hari, sementara 75% lainnya (105.483 ton per hari) belum tertangani secara memadai dan masih berisiko mencemari lingkungan. Aentenews Foto/Ampelsa.




-
Seorang pengunjung berada lokasi pantai wisata yang tercemar sampah bekas plastik dan sampah kayu kiriman di Kampung Jawa, Banda Aceh, Senin (22/6/2026). Kementerian Lingkungan Hidup menegaskan persoalan sampah telah berada pada tahap darurat dan memerlukan perubahan paradigma secara menyeluruh dan tercatat hingga akhir 2025, capaian sampah terkelola secara nasional sekitar 25% atau sebanyak 36.684 ton per hari, sementara 75% lainnya (105.483 ton per hari) belum tertangani secara memadai dan masih berisiko mencemari lingkungan. Aentenews Foto/Ampelsa.




-
Seorang pengunjung berada lokasi pantai wisata yang tercemar sampah bekas plastik dan sampah kayu kiriman di Kampung Jawa, Banda Aceh, Senin (22/6/2026). Kementerian Lingkungan Hidup menegaskan persoalan sampah telah berada pada tahap darurat dan memerlukan perubahan paradigma secara menyeluruh dan tercatat hingga akhir 2025, capaian sampah terkelola secara nasional sekitar 25% atau sebanyak 36.684 ton per hari, sementara 75% lainnya (105.483 ton per hari) belum tertangani secara memadai dan masih berisiko mencemari lingkungan. Aentenews Foto/Ampelsa.




-
Seorang pengunjung berada lokasi pantai wisata yang tercemar sampah bekas plastik dan sampah kayu kiriman di Kampung Jawa, Banda Aceh, Senin (22/6/2026). Kementerian Lingkungan Hidup menegaskan persoalan sampah telah berada pada tahap darurat dan memerlukan perubahan paradigma secara menyeluruh dan tercatat hingga akhir 2025, capaian sampah terkelola secara nasional sekitar 25% atau sebanyak 36.684 ton per hari, sementara 75% lainnya (105.483 ton per hari) belum tertangani secara memadai dan masih berisiko mencemari lingkungan. Aentenews Foto/Ampelsa.





Tags

Terkini

Pemerintah akan tarik sisa anggaran TKD yang tak terserap

Selasa, 29 September 2026 | 15:10 WIB

46,6 kilogram sabu asal Malaysia ditangkap di Langsa

Selasa, 29 September 2026 | 09:14 WIB

Jembatan gantung diterjang banjir di Gayo Lues

Minggu, 27 September 2026 | 23:19 WIB

Fenomena Harvest Moon

Minggu, 27 September 2026 | 00:25 WIB

Lihat Fenomena Harvest Moon hiasi langit di Aceh 

Minggu, 27 September 2026 | 00:18 WIB

Ternyata Sabang tak hanya indah alamnya, tapi...

Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Wali kota: Malaysia pasar wisatawan penting bagi Sabang

Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

Finalisasi program peremajaan kopi seluas 10.200 hektare

Jumat, 25 September 2026 | 22:12 WIB