Jakarta (Aentenews) - Gubernur Aceh Muzakir Manaf, sapaan akrab Mualem menyatakan bahwa membahas bersama tentang revisi Undang undang Pemerintah Aceh (UUPA) sama dengan menata kembali masa depan provinsi ini.
"Duduk bersama sangat penting, sebab membahas revisi UUPA sama dengan menata masa depan Aceh,” katanya menegaskan di Jakarta, Selasa.
Hal tersebut disampaikan disela-sela diskusi Pemerintah Aceh dengan Pimpinan DPR Aceh dan Forum Bersama Anggota DPR-RI dan DPD-RI (Forbes Aceh) tentang kelanjutan pembahasan revisi UUPA) di kantor Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) di Jakarta.
Melalui Juru Bicara Pemerintah Aceh Nurlis Effendi, Mualem meminta diskusi revisi UUPA fokus pada kewenangan dan fiskal Aceh.
Mualem juga mengintruksikan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Muhammad Nasir Syamaun, untuk memandu diskusi tersebut. Berlangsung sangat intens, diskusi berjalan sesuai dengan amanah Mualem, yaitu fokus pada kewenangan dan fiskal Aceh.
Dari Forbes Aceh, hadir Ketua Forbes TA Khalid (Gerindra) dan empat anggota Forbes Aceh, yaitu Dr Nasir Djamil dan Ghufran Zainal Abidin (PKS), Muslim Aiyub (PAN), dan Teuku Ibrahim (Demokrat). Sedangkan DPR Aceh hadir langsung Ketua DPR Aceh Zulfadhli (Partai Aceh) atau Abang Samalanga beserta para Wakil Ketua DPR Aceh yaitu Saifuddin Muhammad (Partai Nasdem), Ali Basrah (Partai Golkar), dan Salihin (PKB).
Hadir juga seluruh pimpinan fraksi di DPR Aceh. Misalnya Sekretaris Fraksi Partai Aceh Hendri Muliana, Ketua Fraksi Partai Nasdem Nurchalis, Ketua Fraksi Golkar-PAN-PDA Muhammad Rizky, Fraksi PKB, Fraksi Demokrat Arif Fadhillah, Fraksi Gerindra, dan Fraksi Partai PPP-PAS Aceh Dr Amiruddin Idris.