aceh

Mendagri sebut Aceh sudah kembali kepada normal, tapi belum permanen normalnya

Selasa, 9 Juni 2026 | 23:52 WIB
Foto Document Humas Aceh


Banda Aceh (Aentenes) - Menteri Dalan Negeri , Tito Karnavian yang juga Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi  pascabencana Sumatera menyatakan proses pemulihan pasca bencana di Aceh  sudah kembali kepada normal, tapi belum permanen normalnya.





“Normal fungsional artinya pergerakan orang, barang berjalan baik,listrik juga oke, SPBU beroperasi dan termasuk internet. Namun, sekali lagi masih ada yang belum idel,” Kata Mendagri Tito Karnavian kepada wartawan seusai menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi Capaian Penanganan, Percepatan Pemulihan pasca bencana di kantor pemerintahan Aceh, Selasa (9/6/2026).





Mendagri Tito Karnavian rapat Koordinasi dan Evaluasi Capaian Penanganan pascabencana di Aceh bersama Gubernur Aceh, Muzakir Manaf. Wagub Aceh, Fadhlullah dan sejumlah kepala daerah dari  kabupaten/kota serta pejabat instansi terkait lainnya mengevaluasi apa yang sudah dicapai selama masa tanggap darurat, transisi. Intinya kondisi daerah sudah kembali normal.





Tito Karnavian mengakui,  pascabencana masih terdapat murid sekolah di tenda, beberapa ada yang di tempat darurat, bangunan darurat, ada yang mumpang di sekolah lain, meskipun sebagian besar sudah kembali ke sekolah asal . 





“Kalau kita lihat dari beberapa indikator pada data yang ada, memang dampak yang cukup masif itu provinsi Aceh,  tanpa mengecilkan semua kota di Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Saya nanti juga ke Sumatera Utara dan Sumatera Barat melakukan evaluasi yang sama,” tambahnya.





Terlepas dari hal itu, pemerintah bersama kita sudah dapat mengemablikan kondisi kepada fungsi yang normal untuk kehidupan masyarakat. Tapi,  masih banyak persoalan yang belum diselesaikan, antara lain masalah perumahan, pendidikan, masalah rumah warga, Madrasah jalan, jembatan sawah, kemudian tambak dan lain-lainnya  yang perlu dilakukan rehabilitasi dan rekontruksi. 





“Bila perlu pemulihan pasca bencana Aceh lebih baik lagi dan itu nantinya akan berlanjut sampai tahun 2028 . Tiga tahun kedepan, yanks tahun 2026, 2027, 2028  total anggaran yang sudah disetujui oleh Pak Presiden dan DPR dalam pemulihan bencana Sumatera, Aceh, Sumut dan Sumatera Barat sebesar Rp100,1 triliun.


Halaman:

Tags

Terkini

Pemerintah akan tarik sisa anggaran TKD yang tak terserap

Selasa, 29 September 2026 | 15:10 WIB

46,6 kilogram sabu asal Malaysia ditangkap di Langsa

Selasa, 29 September 2026 | 09:14 WIB

Jembatan gantung diterjang banjir di Gayo Lues

Minggu, 27 September 2026 | 23:19 WIB

Fenomena Harvest Moon

Minggu, 27 September 2026 | 00:25 WIB

Lihat Fenomena Harvest Moon hiasi langit di Aceh 

Minggu, 27 September 2026 | 00:18 WIB

Ternyata Sabang tak hanya indah alamnya, tapi...

Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Wali kota: Malaysia pasar wisatawan penting bagi Sabang

Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

Finalisasi program peremajaan kopi seluas 10.200 hektare

Jumat, 25 September 2026 | 22:12 WIB