Aceh Tamiang (Aentenews)- Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I Kementerian Pekerjan Umum menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah untuk percepatan rehabilitasi infrastruktur sumber daya air serta pengurangan risiko bencana di Kabupaten Aceh Tamiang.
Penegasan itu disampaikannya saat mengikuti rapat koordinasi bersama Tim Satgas GALAPANA DPR RI, TA Khalid, Kepala Satgas Posko Wilayah Kemendagri Safrizal ZA dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (23/5/2026) .
Rapat tersebut membahas sejumlah langkah strategis penanganan infrastruktur sumber daya air, khususnya terkait penanganan sumur bor, normalisasi sungai, serta pembangunan dan penguatan sabo dam di kawasan DAS Tamiang guna mengurangi risiko bencana lanjutan.
Melalui koordinasi lintas instansi ini, diharapkan pemulihan pascabencana berjalan efektif, terpadu, dan tepat sasaran sehingga keselamatan masyarakat terjamin serta pemulihan aktivitas di wilayah terdampak.
Dalam peninjauan tersebut, tim melihat langsung kondisi sungai, tanggul, serta sejumlah infrastruktur sumber daya air yang terdampak akibat bencana.
Beberapa titik mengalami kerusakan yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat apabila tidak segera ditangani. Balai Wilayah Sungai Sumatera I turut menyampaikan kondisi terkini penanganan di lapangan kepada Tim Satgas GALAPANA DPR RI.
Pemantauan dilakukan agar langkah penanganan dapat berjalan sesuai kebutuhan dan kondisi di wilayah terdampak.