aceh

Sekda: Aceh daerah kerawanan bencana cukup tinggi

Selasa, 19 Mei 2026 | 10:47 WIB


Banda Aceh (Aentenews) - Sekda Aceh M Nasir, mengingatkan Aceh merupakan daerah dengan tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi, sehingg pembangunan ke depan harus dirancang lebih adaptif, berkelanjutan, dan berorientasi pada mitigasi risiko bencana.





Saat membukaMusyawarah Provinsi (MUSPROV) XI Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) Aceh 2026 di Banda Aceh, Senin (18/5), dijelaskan bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah akhir 2025 telah memberikan pelajaran beharga terkait pentingnya pembangunan yang tangguh dan aman bagi masyarakat.





Kerusakan infrastruktur serta terganggunya aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat akibat banjir dan longsor harus menjadi perhatian bersama dalam proses perencanaan pembangunan.





Meski demikian, Sekda mengungkapkan bahwa perekonomian Aceh pada Triwulan I Tahun 2026 masih menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 4,09 persen secara tahunan.





Sektor konstruksi bahkan menjadi salah satu penyumbang terbesar pertumbuhan ekonomi Aceh dengan kontribusi mencapai 1,36 persen, disusul perdagangan sebesar 1,27 persen.





Karena itu, Sekda menegaskan pentingnya peran dunia jasa konsultansi dalam memastikan pembangunan berjalan secara tepat, aman, efisien, dan berkualitas.





Menurutnya, mulai dari penyusunan tata ruang, studi kelayakan, desain infrastruktur hingga pengawasan pekerjaan membutuhkan kompetensi, integritas, dan tanggung jawab profesional yang tinggi.


Halaman:

Tags

Terkini

Pemerintah akan tarik sisa anggaran TKD yang tak terserap

Selasa, 29 September 2026 | 15:10 WIB

46,6 kilogram sabu asal Malaysia ditangkap di Langsa

Selasa, 29 September 2026 | 09:14 WIB

Jembatan gantung diterjang banjir di Gayo Lues

Minggu, 27 September 2026 | 23:19 WIB

Fenomena Harvest Moon

Minggu, 27 September 2026 | 00:25 WIB

Lihat Fenomena Harvest Moon hiasi langit di Aceh 

Minggu, 27 September 2026 | 00:18 WIB

Ternyata Sabang tak hanya indah alamnya, tapi...

Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Wali kota: Malaysia pasar wisatawan penting bagi Sabang

Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

Finalisasi program peremajaan kopi seluas 10.200 hektare

Jumat, 25 September 2026 | 22:12 WIB