aceh

Pembangunan Aceh harus tumbuh bersama alam, bukan menaklukkan alam

Senin, 11 Mei 2026 | 15:34 WIB


Banda Aceh (Aentenews) - Pembangunan Aceh harus tumbuh bersama alam, bukan menaklukkan alam, kata Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Safrizal ZA, saat kegiatan lokakarya bertajuk  “Growth with Nature” yang berlangsung di The Pade Hotel, Banda Aceh, Senin (11/5/2026).





Dalam sambutannya, Safrizal mengingatkan kembali tragedi tsunami 2004 yang merenggut lebih dari 170 ribu jiwa, serta bencana hidrometeorologi sepanjang 2025 yang menimbulkan kerugian Rp68,67 triliun dan mengungsikan lebih dari 2,2 juta kepala keluarga. 





Safrizal menegaskan bahwa paradigma Growth with Nature harus menjadi arah pembangunan baru Aceh. Kawasan Ekosistem Leuser disebut sebagai modal ekologis dunia dengan valuasi jasa lingkungan lebih dari USD 600 juta per tahun. Menurutnya, menjaga hutan bukanlah beban pembangunan, melainkan investasi jangka panjang bagi ketahanan ekonomi dan keselamatan masyarakat.





Ia juga mengangkat kearifan lokal sebagai fondasi penting. Sebgaimana dalam Hadih Maja menyebutkan, “Di bineh pasi ta pula aron, di dalam neuheun ta pula bangka, Artinya menanam cemara di pesisir dan mangrove di tambak agar masyarakat terlindungi dari air pasang.





 Safrizal menekankan bahwa pranata adat seperti Mukim, Panglima Laot, Panglima Uteun, dan Keujruen Blang adalah bukti bahwa masyarakat Aceh telah mengenal prinsip keberlanjutan jauh sebelum istilah sustainability populer secara global.





Sebagai tindak lanjut, ia menekankan perlunya langkah konkret yang mencakup penguatan tata ruang berbasis mitigasi bencana dan regulasi kawasan lindung, pengembangan proyek percontohan solusi berbasis alam serta penguatan masyarakat adat, serta pengembangan skema pembiayaan hijau dan kolaborasi lintas wilayah.





 “Tidak cukup sama-sama bekerja, tetapi harus bekerja sama”.  Pentingnya dilakukan kolaborasi lintas sektor dan lintas wilayah untuk mewujudkan pembangunan yang tangguh, hijau, dan inklusif, tambahnya.


Halaman:

Tags

Terkini

Pemerintah akan tarik sisa anggaran TKD yang tak terserap

Selasa, 29 September 2026 | 15:10 WIB

46,6 kilogram sabu asal Malaysia ditangkap di Langsa

Selasa, 29 September 2026 | 09:14 WIB

Jembatan gantung diterjang banjir di Gayo Lues

Minggu, 27 September 2026 | 23:19 WIB

Fenomena Harvest Moon

Minggu, 27 September 2026 | 00:25 WIB

Lihat Fenomena Harvest Moon hiasi langit di Aceh 

Minggu, 27 September 2026 | 00:18 WIB

Ternyata Sabang tak hanya indah alamnya, tapi...

Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Wali kota: Malaysia pasar wisatawan penting bagi Sabang

Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

Finalisasi program peremajaan kopi seluas 10.200 hektare

Jumat, 25 September 2026 | 22:12 WIB