Banda Aceh (Aentenews) - Juru Bicara (Jubir) Pemerintah Aceh Teuku Kamaruzzaman, menegaskan bahwa Pemerintah Aceh akan terus memperkuat peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), khususnya dalam mendukung sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor riil yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.
“Ke depan, Pemerintah Aceh akan terus mendorong inovasi dan ekspansi BUMD agar semakin adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” katanya di Banda Aceh.
Dalam rilis yang diterima aentenews.com, Rabu, Kamaruzzaman juga menyampaikan Gubernur Aceh Muzakir Manaf, meraih prestasi di tingkat nasional dengpenghargaan Top Pembina BUMD 2026 dalam ajang Top BUMD Awards 2026 yang digelar di Dian Ballroom, Hotel Raffles, Jakarta, pada 13 April 2026.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan peran aktif Pemerintah Aceh dalam membina serta memperkuat BUMD sebagai pilar penggerak ekonomi daerah.
Selain itu, capaian ini juga tidak terlepas dari keberhasilan salah satu BUMD Aceh, PT BPR Syariah Mustaqim Aceh (Perseroda), yang meraih predikat tertinggi BPRS Bintang 5 dalam ajang yang sama.
Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh BUMD di Aceh untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan kontribusi maksimal dalam pembangunan daerah, serta memperkuat kemandirian ekonomi Aceh secara berkelanjutan.
Kamaruzzaman, sapaan akrab Ampon Man, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil dari konsistensi Pemerintah Aceh dalam mendorong tata kelola BUMD yang profesional, transparan, dan berorientasi pada pembangunan ekonomi masyarakat.