aceh

Mualem: Penting sinkronisasi data perlindungan kesehatan rakyat Aceh

Jumat, 24 April 2026 | 22:31 WIB


Foto Dok Biro Adpim Setda Aceh





Banda Aceh (Aentenews) - ‎Gubernur Aceh Muzakir Manaf, sapaan akrab Mualem menekankan pentingnya pembenahan dan sinkronisasi data sehingga menjadi kunci utama dalam meningkatkan efektivitas pelayanan kesehatan.
‎
Saat memimpin rapat koordinasi membahas perkembangan dan validasi data Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) di Meuligoe Gubernur, Jumat, Mualem juga  menginstruksikan seluruh jajaran terkait untuk bekerja maksimal sesuai tugas dan fungsi masing-masing.





Hal tersebut dinilai pwnting  guna menghadirkan layanan kesehatan yang tepat sasaran, transparan, dan berkualitas bagi masyarakat Aceh, ujarnya.
‎
‎"Terus fokus bekerja menyelesaikan semua persoalan dan berikan pelayanan maksimal bagi masyarakat," pinta Mualem di hadapan peserta rapat.
‎
‎Rapat tersebut menjadi bagian dari  upaya pemerintah Aceh dalam memperkuat tata kelola program jaminan kesehatan daerah agar lebih akuntabel dan berkelanjutan.





Rapat tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir, Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Syakir, serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Aceh Ferdiyus, SKM, M.Kes.





Sementara itu, Swkda M Nasir memaparkan perkembangan data perlindungan kesehatan masyarakat Aceh. Data tersebut menjadi dasar penting dalam memastikan penduduk memperoleh akses layanan kesehatan secara optimal.//Redaksi.


Tags

Terkini

Pemerintah akan tarik sisa anggaran TKD yang tak terserap

Selasa, 29 September 2026 | 15:10 WIB

46,6 kilogram sabu asal Malaysia ditangkap di Langsa

Selasa, 29 September 2026 | 09:14 WIB

Jembatan gantung diterjang banjir di Gayo Lues

Minggu, 27 September 2026 | 23:19 WIB

Fenomena Harvest Moon

Minggu, 27 September 2026 | 00:25 WIB

Lihat Fenomena Harvest Moon hiasi langit di Aceh 

Minggu, 27 September 2026 | 00:18 WIB

Ternyata Sabang tak hanya indah alamnya, tapi...

Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Wali kota: Malaysia pasar wisatawan penting bagi Sabang

Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

Finalisasi program peremajaan kopi seluas 10.200 hektare

Jumat, 25 September 2026 | 22:12 WIB