Penempatan personel Marinir di Pulau Rondo telah berlangsung secara konsisten sejak awal tahun 2000-an. Hal ini dilakukan karena pulau tak berpenghuni tersebut memiliki nilai geopolitik tinggi sebagai penanda kedaulatan NKRI di ujung barat.
Selain patroli keamanan, prajurit aktif melakukan pembinaan teritorial melalui komunikasi sosial dengan masyarakat pesisir. Upaya ini dilakukan untuk mempererat hubungan dan meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga keamanan wilayah perbatasan.
“Setiap personel harus menganggap tugas ini sebagai kehormatan. Kehadiran kita harus mampu mencegah berbagai potensi ancaman yang dapat mengganggu stabilitas wilayah,” tegas Komandan Menbanpur Yuyun .
Komandan Menbanpur, Yuyun berharap patroli intensif ini dapat menjamin situasi di Pulau Rondo tetap kondusif. “Seluruh unsur pasukan diminta tetap mengedepankan profesionalisme dan dedikasi tinggi selama menjalankan misi di pulau terluar tersebut,” pintanya.
(Foto: Dok. Pasmar 1)
Aentenews by Ampelsa.