aceh

Bulog Aceh Sebut MinyakKita Masih Cukup

Jumat, 17 April 2026 | 17:55 WIB


Banda Aceh (Aentenews) - Perum Bulog Kantor wilayah (Kanwil) Aceh menyatakan stok  minyak goreng merek MinyakKita  hingga saat ini masih cukup untuk memenuhi kebutuhan pasar. 





“Stok MinyakKita di gudang penyimpanan masih cukup untuk kebutuhan sejumlah pasar di Aceh,” kata Pimpinan Wilayah Bulog Aceh, Budi Sultika, di Banda Aceh, Jumat (17/4/2026). 





Ia menyatakan, Bulog baru saja memesan 1 juta liter MinyakKita dan sekarang dalam proses. MinyakKita tersebut akan di distribusikan  ke pasar pasar, pedagang dan termasuk pengecer.





Sasaran distribusi MinyakKita meliputi sebanyak 23 pusat pasar di seluruh Aceh dan stoknya masihcukup. “Masih cukuplah stoknya, meski di pasar pasar  saat ini  terpantau stoknya berkurang,” ujarnya.





Diakuinya, pasokan MinyakKita yang didatangkan dari Medan untuk memenuhi kebutuhan di Aceh menghadapi tantangan, berupa ketersediaan kantong plastik yang menghambat kalancaran distribusi minyak.





Menurut laporan dari perusahaan atau pabrik minyak goreng di Medan (Sumut), kendala kantong plastik karena stoknya berkurang dan selain harga juga naik, salah satu penyebab distribusi terlambat.





Bulog Aceh juga akan terus memantau harga di lapangan dan memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait guna menjaga stabilitas pasar.


Halaman:

Tags

Terkini

Pemerintah akan tarik sisa anggaran TKD yang tak terserap

Selasa, 29 September 2026 | 15:10 WIB

46,6 kilogram sabu asal Malaysia ditangkap di Langsa

Selasa, 29 September 2026 | 09:14 WIB

Jembatan gantung diterjang banjir di Gayo Lues

Minggu, 27 September 2026 | 23:19 WIB

Fenomena Harvest Moon

Minggu, 27 September 2026 | 00:25 WIB

Lihat Fenomena Harvest Moon hiasi langit di Aceh 

Minggu, 27 September 2026 | 00:18 WIB

Ternyata Sabang tak hanya indah alamnya, tapi...

Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Wali kota: Malaysia pasar wisatawan penting bagi Sabang

Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

Finalisasi program peremajaan kopi seluas 10.200 hektare

Jumat, 25 September 2026 | 22:12 WIB