Kepada seluruh peserta acara, Menteri Mu’ti menegaskan bahwa tahun 2026 Kemendikdasmen berkomitmen untuk terus melanjutkan program revitalisasi sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.
Ia menyebut, Kemendikdasmen akan memprioritaskan programrevitalisasi kepada tiga wilayah atau tiga kategori.
"Pertama kami akan memprioritaskan kepada sekolah yang terdampak bencana, kedua yaitu sekolah yang kondisi bangunannya rusak berat, dan sekolah yang berada di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T),” tuturnya.
Adapun 29 satuan pendidikan hasil revitalisasi tahun 2025 di Kabupaten Pidie Jaya antara lain yaitu TK Negeri TGK Chik Diuteun Bayu, TK TGK Dibatee Puteh, TK Negeri Malahayati, SD Negeri 2 Panteraja, SDN 18 Bandar Baru, SDN 13 Trienggadeng, SDN 21 Bandar Baru, SDN 24 Bandar Baru, SDN 2 Jangka Buya, SDN 2 Meurah Dua, SDN 5 Bandar Dua, SDN 7 Meureudu.
SDN 10 Trienggadeng, SDN 1 Ulim, SDN 2 Meureudu, SDN 2 Meureudu, SDN 14 Bandar Baru, SDN 7 Bandar Dua, SDN 9 Trienggadeng, SDN 8 Meureudu, SMPN 2 Bandar Dua, SMPIT Darul Muttaqien, SMPS Ummul Ayman II, SMP Ulumul Qur’an Pidie Jaya, SMAN 2 Bandar Baru, SMAN 1 Bandar Baru, SMAN 1 Meureudu, SMAN 1 Trienggadeng, SMK Budi, dan SMK Ummul Ayman 2. //Redaksi.