aceh

KBRI Phnom Penh Fasilitasi Pemulangan 692 WNI Eks Online Scam Ke Tanah Air 

Minggu, 22 Februari 2026 | 23:38 WIB
Kepulangan WNI Eks Online Scam Ke Tanah Air dari Kamboja. Foto : Aentenews/HO-Dok.KBRI Phnom Penh).



Pemeriksaan ini bertujuan, untuk melengkapi early assessment  yang telah dilakukan oleh KBRI, terutama terkait dengan tingkat keterlibatan masing-masing WNI dalam sindikat penipuan daring.





Diketahui, pada 19 Februari 2026, Dubes Santo telah bertemu Menteri Dalam Negeri Kamboja, H.E. Sar Sokha. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas peningkatan kerja sama dalam pemberantasan kejahatan lintas negara, termasuk jaringan penipuan daring, serta penguatan mekanisme pelindungan WNI.





Sejak lonjakan kasus pada 16 Januari hingga 22 Februari 2026, jumlah WNI yang 





melapor langsung ke KBRI Phnom Penh mencapai 4.725 orang. Jumlah ini 92% dari total kasus sepanjang tahun 2025 yang tercatat sebanyak 5.088 WNI. 





Angka ini menunjukkan tingginya lonjakan kasus WNI yang ditangani KBRI Phnom Penh di awal tahun 2026 ini.





"KBRI Phnom Penh memperkirakan jumlah permohonan kepulangan akan terus meningkat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, seiring dengan semakin banyak SPLP yang diterbitkan dan keringanan denda yang disetujui dalam beberapa pekan ke depan," Demikian Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Kamboja, Dr. Santo Darmosumarto.





Aentenews by Farid Ismulah.





Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Aentenews

Halaman:

Tags

Terkini

Pemerintah akan tarik sisa anggaran TKD yang tak terserap

Selasa, 29 September 2026 | 15:10 WIB

46,6 kilogram sabu asal Malaysia ditangkap di Langsa

Selasa, 29 September 2026 | 09:14 WIB

Jembatan gantung diterjang banjir di Gayo Lues

Minggu, 27 September 2026 | 23:19 WIB

Fenomena Harvest Moon

Minggu, 27 September 2026 | 00:25 WIB

Lihat Fenomena Harvest Moon hiasi langit di Aceh 

Minggu, 27 September 2026 | 00:18 WIB

Ternyata Sabang tak hanya indah alamnya, tapi...

Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Wali kota: Malaysia pasar wisatawan penting bagi Sabang

Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

Finalisasi program peremajaan kopi seluas 10.200 hektare

Jumat, 25 September 2026 | 22:12 WIB