Foto Aentenews by Ampelsa
Oleh Azhari
Banda Aceh (Aentenews) - Bencana hidrometeorologi akhir November 2025 tak hanya melahirkan duka karena kehilangan nyawa dan harta bagi warga di 18 kabupaten dan kota di Aceh.
Banjir besar di Aceh Tamiang, Aceh Utara, Aceh Timur, Kota Langsa, Aceh Tengah, Bener Meriah, Pidie Jaya, Gayo Lues, Bireun itu meninggalkan lumpur tebal yang mengubur rumah, infrastruktur publik, dan mata pencaharian penduduk.
Puluhan ribu ekor kerbau, sapi, kambing, ayam, bebek, dan ikan peliharaan yang selama ini menjadi penopang harian ekonomi masyarakat kecil, lenyap.
Duka akibat banjir dan longsor pun bertambah pilu tatkala kayu-kayu gelondongan ikut bersama air yang menerjang dan memorak-porandakan semua yang dimiliki warga di daerah-daerah terparah diterjang bencana banjir dan longsor.
Semua itu akhirnya menggerakkan hati para pemimpin agar lara tak bertambah di saat warga menghadapi hari-harinya menjelang puasa.