Selain bantuan huntara, Tito menyampaikan, pihak Kementerian Sosial juga menyiapkan bantuan tambahan berupa uang perabot sebesar Rp3 juta, stimulan ekonomi Rp5 juta, serta bantuan lauk-pauk (jaminan hidup) sebesar Rp15.000 per orang per hari untuk warga terdampak bencana tersebut.
Terkait dalam hal tersebut, pemerintah memiliki skema bantuan yang dirancang untuk memulihkan taraf ekonomi masyarakat yang sawah atau kebunnya rusak terdampak bencana. Ini salah satunya melalui skema bantuan stimulan sebesar Rp5 juta untuk diberikan kepada masyarakat yang sawahnya rusak sembari menunggu program revitalisasi sawah.
Tito merinci saat ini dari 52 daerah terdampak bencana di tiga provinsi Sumatera, 27 di antaranya sudah kembali normal, 15 daerah mendekati normal, dan 10 daerah masih memerlukan atensi khusus.
Aentenews by Ampelsa