Kapal Boat mengangkut ternak antar pulau
Banda Aceh (Aentenews) – Pemerintah Aceh meminta pemerintah pusat merealisasikan impor daging dalam upaya pemenuhan kebutuhan masyarakat merayakan tradisi Meugang Ramadhan, karena stok ternak di Aceh berkurang terdampak bencana banjir dan longsor.
Juru bicara pemerintah Aceh, Muhammad MTA di Banda Aceh, Rabu. menyatakan usulan impor daging itu sudah beberapakali disampikan dalam pertemuan dengan kementerian terkait di Jakarta.
Gubernur Aceh Muzakir Manaf didampingi Kadis Indag Aceh T. Adi Darma, telah melakukan pertemuan dengan beberapa kementerian terkait di Jakarta. Secara khusus Gubernur pada Senin (19/1) lalu telah bertemu dengan Menteri Perdagangan Budi Santoso, dan membicarakan terkait usulan impor daging.
Poin penting dalam pertemuan itu, menitik-beratkan pada upaya pemenuhan kebutuhan daging bagi Aceh, di mana akibat bencana banjir dan longsor dipastikan terganggunya pasokan daging lokal akibat dampak bencana.
Gubernur telah meminta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Pembangunan Aceh Perseroda ( PT PEMA) untuk menindaklanjutinya dengan kementerian terkait dalam hal kuota izin impor daging.
Saat ini PEMA sedang menindaklanjutinya, serta sudah melakukan beberapa pertemuan dengan kementerian dan lembaga terkait di Jakarta terkait dalam upaya percepatan impor daging